You are here Akademik MPdI Cuti Studi

Cuti Studi

Ketentuan yang mengatur pendaftaran kembali mahasiswa yang telah meninggal-kan studi untuk sementara waktu, digolongkan dalam tiga kategori. Untuk masing-masing kategori berlaku aturan yang berlainan.


Meninggalkan Studi dengan Ijin

Seorang mahasiswa yang menghetikan studinya dengan ijin Rektor yang diberikan berdasarkan pendapat dari Ketua program, dapat mendaftarkan kembali apabila ia meninggalkan studinya untuk waktu tidak lebih dari  dua semester berturut-turut.

Selambat-lambatnya dua bulan sebelum semester dimulai ia harus mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor untuk diijinkan mendaftarkan diri sebagai mahasiswa. Tembusan surat itu disampaikan kepada Ketua Program.

Lama masa berhenti studi tidak mengubah batas waktu studi yang tetap diperhitungkan sejak saat yang bersangkutan untuk pertama kali terdaftar sebagai mahasiswa. Selama masa berhenti tersebut, mahasiswa harus tetap terdaftar dan memenuhi kewajibannya dalam membayar beaya pendidikan. Ia akan didaftar tanpa beban kredit.


Meninggalkan Studi Tanpa Ijin

  1. Seorang mahasiswa yang meninggalkan studinya selama dua semester berturut-turut atau lebih tanpa ijin, jika akan mendaftarkan kembali harus mengajukan permohonan kepada Rektor.
  2. Apabila Rektor berdasarkan surat permohonan yang diterimanya, memberi ijin kepada mahasiswa tersebut untuk mengikuti lagi program pendidikan maka yang bersangkutan dapat mendaftarkan diri sebagai mahasiswa.
  3. Bila menghentikan studinya dari dua semester berturut-turut yang bersangkutan didaftar sebagai mahasiswa pecobaan


Meninggalkan Studi Karena Sakit

  1. Dalam kategori ini termasuk yang menghentikan studi karena sakit dicabut statusnya sebagai mahasiswa untuk sementara waktu.
  2. Setelah selesai menjalani masa hukumnya, mahasiswa yang termasuk kategori ini perlu mengajukan surat permohonan kepada Rektor, untuk memperoleh ijin mengikuti lagi.
  3. Batas waktu penyelesaian studi tidak berubah dan tetap diperhitungkan sejak yang bersangkutan terdaftar untuk pertama kali sebagai mahasiswa.


Sanksi

Mahasiswa yang melalaikan kewajibannya atau secara akademik melakukan kecurangan-kecurangan dapat dikenai sanksi akademik yang antara lain tidak diperbolehkan mengikuti kegiatan akademik dalam kurun waktu tertentu ataupun sanksi lain yang telah ditetapkan pada SK Rektor UNISSULA No. 5125/F/SA/XII/2004 tentang Kode Etik Mahasiswa yang mengatur tentang hak dan kewajiban mahasiswa dan sanksi yang dijatuhkan untuk tiap-tiap pelanggaran.